
Prodi Gizi FIKES Unsulbar Gelar Workshop CPL Berbasis OBE & AIPGI
Universitas Sulawesi Barat – Majene, Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Unsulbar laksanakan Workshop Review dan Penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Kamis, 9 Januari 2026, bertempat di Hotel Villa Bogor, Majene.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang selaras dengan standar Asosiasi Institusi Pendidikan Gizi Indonesia (AIPGI)
Dibuka secara resmi Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unsulbar, Dr. Habibi, SKM., M.Kes. Dalam sambutannya sampaikan harapnya Prodi Gizi mampu menghasilkan kurikulum yang relevan dan sejalan dengan kurikulum asosiasi AIPGI, sekaligus lahirkan lulusan yang memiliki ciri khas sesuai dengan budaya dan kearifan lokal Sulbar
Ia juga tegaskan penyelarasan CPL merupakan fondasi penting dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran, sehingga lulusan Prodi Gizi Unsulbar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga profesional, beretika, dan siap berkontribusi di masyarakat
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi cikal bakal pengembangan profesi gizi yang berkelanjutan dan berorientasi masa depan menurut Dr. Habibi
Hadirkan narasumber nasional, Dr. Fahmi Arif Sani, M.Sc, yang juga merupakan Sekretaris Umum AIPGI. Dalam sesi pemaparannya memuat materi terkait standar CPL Berbasis OBE dan AIPGI, serta penyelarasan CPL dengan profil lulusan
Materi tersebut menekankan pentingnya keterpaduan antara profil lulusan, CPL, CPMK, hingga strategi pembelajaran dan sistem penilaian agar capaian pembelajaran dapat terukur dan bermakna
Laporan panitia, kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi akademik, telaah dokumen kurikulum, serta perumusan rekomendasi penyempurnaan CPL Prodi Gizi. Seluruh dosen Prodi Gizi FIKES Unsulbar terlibat aktif sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi bidang gizi
Melalui pelaksanaan workshop ini, Prodi Gizi Fikes Unsulbar menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kurikulum yang adaptif, kontekstual, berstandar nasional asosiasi, serta berorientasi pada penguatan profesi gizi dan kebutuhan masyarakat

