
Humas Universitas Sulawesi Barat, MAJENE – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) bekerja sama dengan Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemendiktisaintek menggelar Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi mahasiswa penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 29–31 Oktober 2026, di Hotel Villa Bogor, BPMP Sulawesi Barat, dan kawasan pesisir MLC Baluno, Sendana, Kabupaten Majene.
Ketua Tim Pelaksana, Muhammad Sajidin, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membentuk karakter dan memperkuat kesadaran kebangsaan mahasiswa melalui pemahaman empat konsensus dasar kebangsaan serta integrasi nilai-nilai kearifan lokal Sipamandar.
Sejumlah narasumber hadir memberikan pembekalan dengan berbagai materi. Kepala Bagian Operasi Binda Sulawesi Barat, Kolonel Arm Anang Wisnu Wibowo, S.Si., M.Ling., membahas Ketahanan Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik Global, termasuk berbagai ancaman modern yang tidak hanya berbentuk konflik militer, tetapi juga kejahatan siber dan penyebaran informasi palsu.
Ketua KPID Sulawesi Barat, Mu'min, S.Pd., M.Si., menyampaikan materi Literasi Digital dengan menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa dalam memilah informasi, menghindari hoaks, serta menerapkan etika dan keamanan digital. Sementara itu, perwakilan Polres Majene membekali peserta mengenai Kewaspadaan Nasional di Era Digital, termasuk ancaman radikalisme, kejahatan siber, dan narkotika.
Materi lainnya disampaikan akademisi Unsulbar, Dr. Farhanuddin, M.Si., yang mengangkat kearifan lokal Sipamandar sebagai perekat integrasi nasional. Adapun Dr. Nur Fitriayu Mandasari, M.M., membahas implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Selain pembekalan materi, peserta juga mengikuti kegiatan outbound, dinamika kelompok, serta Renungan Api Semangat Bela Negara untuk menumbuhkan kekompakan, kepedulian, dan semangat persatuan.
Rangkaian kegiatan ditutup pada Sabtu (31/10/2026) melalui aksi penanaman ribuan bibit mangrove bersama masyarakat di kawasan pesisir MLC Baluno, Kecamatan Sendana. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan sekaligus implementasi nyata nilai-nilai bela negara.
Melalui pelatihan ini, Unsulbar berharap mahasiswa ADik 2026 tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, mampu menghadapi tantangan era digital, serta berperan aktif menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.