
Unsulbar Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Perkuat Reformasi Polri Berbasis Akademik
Humas Universitas Sulawesi Barat, Majene- Unsulbar kembali menorehkan pencapaian penting dengan meresmikan Pusat Studi Kepolisian sebagai langkah strategis dalam mendukung reformasi Polri berbasis riset dan keilmuan.
Peresmian yang dirangkaikan dengan penandatanganan kerjasama tersebut berlangsung di Gedung Perpustakaan Unsulbar pada Senin (6/4/2026).
Dari pihak Polda, hadir langsung Kapolda Sulbar Irjen. Pol Adi Deriyan Jayamarta didampingi Wakapolda Kombes Pol. Hari Santoso, sedangkan dari Unsulbar hadir Rektor Prof. Dr. Muhammad Abdy, M.Si, bersama para Wakil Rektor serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutannya, Rektor Unsulbar menyampaikan bahwa pusat studi ini diharapkan menjadi ruang kolaboratif bagi kalangan akademisi dalam mengkaji berbagai isu krusial. Kajian tersebut mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik, dinamika sosial, hingga perumusan kebijakan keamanan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Di sisi lain, Kapolda Sulbar menegaskan pentingnya pendekatan berbasis ilmiah dalam meningkatkan profesionalisme institusi kepolisian di era modern.
Ia mengungkapkan bahwa kontribusi pemikiran dari akademisi sangat dibutuhkan guna mewujudkan sosok polisi yang ideal dan sesuai dengan harapan masyarakat. Menurutnya, sebagai bagian dari masyarakat, Polri harus mampu memahami kebutuhan publik melalui kajian yang objektif dan terukur.
Tak hanya sebatas kerja sama konseptual, sinergi ini juga langsung diimplementasikan dalam bentuk layanan nyata. Menanggapi kebutuhan civitas akademika terkait administrasi kendaraan, Kapolda menginstruksikan Kapolres Majene untuk menyediakan layanan SIM Keliling di area kampus.
Kehadiran layanan tersebut disambut positif oleh mahasiswa maupun dosen, sebagai bentuk nyata pelayanan Polri yang cepat tanggap, solutif, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian ini, diharapkan dapat menghasilkan berbagai penelitian serta rekomendasi kebijakan yang berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kolaborasi ini juga menjadi penegasan arah transformasi Polri ke depan yang semakin terbuka, berbasis riset, serta adaptif terhadap dinamika zaman, demi menghadirkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman yang optimal bagi masyarakat


