Asesmen Lapangan D3 Farmasi FIKES Unsulbar Resmi Dibuka, Perkuat Komitmen Mutu Pendidikan Kesehatan

Asesmen Lapangan D3 Farmasi FIKES Unsulbar Resmi Dibuka, Perkuat Komitmen Mutu Pendidikan Kesehatan

Humas Universitas Sulawesi Barat, Majene– Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sulawesi Barat melaksanakan pembukaan asesmen lapangan Program Studi Diploma III Farmasi di Ruang Rapat FIKES, Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari hingga 20 Mei 2026

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Unsulbar, para wakil rektor, pimpinan fakultas, ketua lembaga, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Tim asesor yang melakukan asesmen lapangan yakni Dr. Apt. Supandi, M.Si dan Apt. Darwin Syamsul, S.Si., M.Si.

Rektor Prof. Dr. Muhammad Abdy dalam sambutannya sampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan asesmen lapangan tersebut. Ia menegaskan bahwa akreditasi menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pendidikan tinggi serta memastikan lulusan memiliki kompetensi dan daya saing yang baik di dunia kerja.

“Pelaksanaan asesmen lapangan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di Unsulbar. Kami berharap proses ini dapat memberikan hasil terbaik bagi Program Studi D3 Farmasi serta memperkuat kontribusi universitas dalam menghasilkan tenaga kesehatan profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FIKES Unsulbar, Dr. Habibie dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya asesmen lapangan Program Studi D3 Farmasi. Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada tim asesor yang hadir melakukan penilaian terhadap pelaksanaan tridarma dan mutu pendidikan di lingkungan program studi.

Menurutnya, asesmen lapangan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan kurikulum, tata kelola, serta pengembangan mutu pendidikan di Program Studi D3 Farmasi. Ia berharap kehadiran tim asesor dapat memberikan masukan konstruktif demi pengembangan program studi ke depan.

Dr. Habibie juga menyoroti pentingnya keberadaan Program Studi D3 Farmasi di Sulawesi Barat yang dinilai masih membutuhkan tenaga kefarmasian dalam jumlah memadai, khususnya di wilayah terpencil dan layanan kesehatan masyarakat.

“Keberadaan Program Studi D3 Farmasi ini diharapkan mampu mencetak tenaga teknis kefarmasian yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit, puskesmas, komunitas, maupun industri farmasi yang mulai berkembang di Sulawesi Barat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, FIKES Unsulbar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan berharap asesmen lapangan ini dapat menghasilkan capaian akreditasi terbaik sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan kesehatan di Unsulbar.

Kegiatan asesmen lapangan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat kolaborasi dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan tinggi kesehatan di lingkungan Unsulbar.