
Humas Universitas Sulawesi Barat, Majene – Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Prof. Dr. Muhammad Abdy, S.Si., M.Si., menyampaikan tiga pesan utama kepada mahasiswa baru dalam pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unsulbar Tahun 2026.
Pesan tersebut disampaikan Prof. Muhammad Abdy saat memberikan pidato sambutan pada Rapat Senat Terbuka dalam rangka pembukaan PKKMB Unsulbar 2026 di Auditorium Mini Unsulbar, Selasa (11/8/2026).
Di hadapan ratusan mahasiswa baru yang hadir secara langsung serta peserta yang mengikuti secara daring, Rektor Unsulbar terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah berhasil menjadi bagian dari Unsulbar melalui berbagai jalur seleksi.
Prof. Muhammad Abdy mengingatkan mahasiswa baru agar tidak menganggap ringan kesempatan yang telah diperoleh untuk menempuh pendidikan tinggi. Menurutnya, di balik setiap kursi yang ditempati mahasiswa terdapat doa orang tua, pengorbanan keluarga, perjuangan para guru, serta kerja keras yang telah dilakukan masing-masing mahasiswa.
“Jangan pernah menganggap ringan kesempatan yang kita peroleh hari ini. Di balik keberadaan kita di sini ada doa orang tua, pengorbanan keluarga, perjuangan guru, dan kerja keras kita sendiri,” pesan Rektor.
Karena itu, ia mengajak mahasiswa baru memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, terdapat tiga fondasi penting yang harus menjadi pegangan mahasiswa selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
1. Belajar dengan Sungguh-Sungguh
Rektor mendorong mahasiswa untuk bersungguh-sungguh dalam menimba ilmu dan menguasai bidang keilmuan yang dipilih. Tidak hanya kemampuan akademik, mahasiswa juga diharapkan aktif mengembangkan berbagai keterampilan yang dapat menjadi bekal menghadapi tantangan global yang semakin dinamis.
Menurutnya, masa kuliah merupakan kesempatan penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia yang terus mengalami perubahan.
2. Membangun Karakter dan Integritas
Selain kecerdasan intelektual, Prof. Muhammad Abdy menekankan pentingnya karakter dan integritas. Perguruan tinggi, kata dia, tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga manusia yang memiliki moral, etika, dan tanggung jawab.
Karakter dan integritas menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan, baik ketika berada di lingkungan kampus maupun saat nantinya terjun dan mengambil peran di tengah masyarakat.
3. Menjadi Manusia yang Bermanfaat
Pesan ketiga yang disampaikan Rektor adalah pentingnya menjadi manusia yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu menghadirkan gagasan dan solusi atas berbagai persoalan yang ada di masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengambil peran sebagai agent of change atau agen perubahan yang memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa.
Pesan tersebut sejalan dengan tema PKKMB Unsulbar 2026, “Menyemai Benih Inovasi, Menuai Generasi Berdampak.” Melalui tema tersebut, mahasiswa baru diharapkan mampu menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk menumbuhkan inovasi, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan dampak nyata.
PKKMB Unsulbar 2026 diikuti sebanyak 2.686 calon mahasiswa baru dari tiga jalur penerimaan, yakni SNBP, SNBT, dan Mandiri. Sebanyak 800 peserta mengikuti kegiatan secara luring di Auditorium Mini Unsulbar, sementara peserta lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom.
Melalui pesan tersebut, Rektor Unsulbar berharap mahasiswa baru tidak hanya menjadi generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
