Kunjungi Lab TIK Unsulbar, Konjen Australiah Siap Fasilitasi Kuliah Jarak Jauh

433

 

 

UPT Tik Unsulbar. Pemerintah Australia melalui Konsul Jenderal di Makassar, Richard Mathews menyatakan, siap memfasilitasi rencana Universitas Sulawesi Barat ( Unsulbar ) untuk melakukan kuliah jauh dengan perguruan tinggi di Australia.
Perkuliahan itu dirancang menggunakan teknologi video confrence, mahasiswa Unsulbar di Majene dapat mengikuti materi ajar dari dosen dari kampus di Australia.

” Kami siap menjadi fasilitatornya, Unsulbar sisa meng-Apply untuk koneksi ke sana (Australia,-),” kata Richard saat mengunjungi laboratorium komputer Unsulbar yang berada di kampus Padha-Padhang, kelurahan Tande, Rabu (19/07).

Dalam kunjungannya ke kampus baru tersebut, Richard didampingi rektor Unsulbar Dr. Akhsan Djalaluddin, wakil ketua DPRD Sulbar H. Harun, Dewan pembina Unsulbar Dr. Rakhmat Hasanuddin, Pelaksana tugas (Plt) Kepala biro Umum dan Keuangan Dahri, serta bendahara pengeluaran, Andi Nurwahida.

Saat menyampaikan tawaran sebagai fasilitator tersebut, Richard juga langsung mencoba peralatan komputer video confrence.
Menurutnya fasilitas laboratorium komputer Unsulbar dapat lebih dimaksimalkan dengan koneksi dengan perguruan tinggi luar negeri.

” Kita berharap mahasiswa kami di sini ( Unsulbar,-) bisa mengikuti perkuliahan jarak jauh dari dosen yang ada di Australia, peralatan kami sudah siap,” kata Rektor Akhsan.

Disamping mengunjungi laboratorium komputer Unsulbar yang menggunakan tenaga surya, Richard dan rombongan juga meninjau bangunan kampus baru Unsulbar.

Rektor Akhsan kepada Richard menyampaikan bangunan kampus baru belum sepenuhnya rampung karena keterbatasan anggaran dari pemerintah pusat.

” Untuk tahun ajaran baru, sudah 19 kelas yang baru sudah selesai dikerjakan, itu sudah siap digunakan,” kata Plt. Kabiro Umum dan Keuangan, Dahri.

Sebelum melakukan kunjungan ke kampus baru, Richard menyampaikan kuliah umum bertema ‘Hubungan Indonesia – Australia dalam bidang ekonomi, pendidikan dan kebudayaan’ di aula hotel Villa Bogor Leppe’.

Dihadapan sivitas akademika Unsulbar, Richard dalam kuliah umumnya menyampaikan, terdapat 300 paket beasiswa full fasilitas untuk lulusan S1 dan s2.
Menurut Richard, beasiswa dari pemerintah Australia mencakup seluruh biaya hidup termasuk untuk membiyai bagi peserta beasiswa yang membawa istri atau suami.

” Kami berharap terjadi pemerataan, pemenang beasiswa yang selama ini didominasi dari pulau Jawa, maka kedepan pemenang (beasiswa) juga banyak yang berasal dari Indonesia Timur,” tambah Richard.

Pada kuliah umum tersebut, hadir antara lain Rektor Dr. Akhsan Djalaluddin, wakil rektor Anwar Sulili, dewan pembina Dr. Rahmat Hasanuddin, dekan FISIP Dr. Burhanuddin serta para dosen dan mahasiswa se Universitas Sulawesi Barat.

Sumber karakterunsulbar.com